planning, tahun baru 2010

Keyword 2

Waktunya Menyusun Mimpi

Tahun Baru 2010

Tahun Baru 2010

Ketika membuka file planning tahun lalu, Alhamdulillah ada beberapa planning yang bisa dilaksanakan. Terinspirasi buku MHMMD (Mengelola Hidup Merencanakan Masa Depan), saya waktu itu mencoba membuat “Peta Hidup” ala ibu DR. Marwah Daud Ibrahim,Ph.D (pengarang buku itu). Salah satu mimpi sederhana saya waktu itu adalah memiliki sebuah laptop agar hoby saya menulis bisa tersalurkan. Alhamdulillah sekarang terlaksana dan bisa menulis tulisan sederhana dan mempostingkannya ke blog dan website saya sendiri, hehe..

Selain itu, saya sangat bersyukur.Masih teringat 2 tahun ke belakang, ketika saya mengenal dunia internet. Jangankan buat website, buka browser saja saya gak bisa, he.. kasian si mba warnet waktu itu, harus bolak balik memandu si ibu gaptek untuk masuk dunia maya. (Eh, thanks buat si mba yg sdh mengajarkan saya caranya bikin email). Sekarang saya gak ngerepotin penjaga warnet lagi buat buka browser, he.  Sekarang alhamdulillah sudah bisa web dan blog sendiri, walau sederhana…

Alhamdulillah untuk penambahan ilmu, untuk penambahan kemampuan. Walau ada  planning yang mesti saya rencanakan ulang karena tidak terlaksana.

O, ya…saya mau share mengenai cara “memetakan Hidup” ala bu Marwah Daud Ibrahim” menggunakan pemahaman sederhana saya. Selain menghabiskan waktu memeriahkan tahun baru dengan rame-rame, tak ada salahnya menyusun mimpi (^_^).

1.    Pertama, buatlah dulu peta hidup jangka panjang. 25 tahun !!. Misalnya tahun 2010: hafal 3 juz al-qur’an, kuliah S2,masukin anak ke sekolah unggulan, atau apa saja terserah Anda. Tahun 2011: beli mobil baru, punya rumah buat anak yatim, dll, 2012: naik haji, tulis buku, 2013: , dll. Dst…dst….Sampai 25 tahun. Hitung-hitung eksplorasi mimpi. Hidup kan diawali dg mimpi, gak apa rada muluk-muluk, tapi memungkinkan. Asal jangan mimpi yang aneh-aneh, misalnya..apa ya? Pindah ke mars !, he…

2.    Setelah itu baru buat planning tahunan. Tahun 2010 misalnya. Biasanya planning di buat awal tahun. Palanning di susun bulanan. Misalnya Januari : Persiapan buat ujian, menghapal berapa surah al-qur’an, membuat e-book, membuat website baru, dll. Dst…dst sampai Desember. Tentu disesuaikan dengan planning apa pada tahun ini.

3.    Setelah itu baru ke planning mingguan. Misalnya tiap hari Senin : Memanaj situs A, menghapal surat B, memasak menu C, dll.. sampai satu minggu.

4.    Terakhir kita buat planning harian. Misalnya, bangun jam 03.00—>sholat, baca Qur’an, baca buku A, mempelajari B, posting di situs C, jam 04.-05 >> sholat, dll >> Olah raga>>masak>>beres rumah>>nyiapin anak sekolah>> kerja>>dll sampai dengan kita tidur lagi.

Planning sebaiknya ditulis di kertas atau karton. Diletakkan di tempat yang kita sering lihat. Kamar, dapur, atau tempat lainnya. Kalau saya menuliskannya di stereofoam dg hiasan norak warna warni, :) ). Kalau di simpan di file komputer, biasanya kita lupa membukanya. Selain untuk mengingatkan, juga untuk “cuci otak” dan menginput mimpi dan rencana kita ke alam bawah sadar kita, bukankah pikiran-pikiran positif yang menurut teori para ahli akan menarik “nasib” positif juga kearah kita (menurut buku Quantum Ikhlas-nya Erbe Sentanu)?.

Buatlah mimpi-mimpi terencana dan terukur, kalau perlu pampangkan di layar monitor kita, agar setiap kita membuka computer, kita bisa melihat planning dan mimpi kita itu. Namun, sebaiknya buatlah mimpi yang seimbang. Mimpi duniawi yang berbau ukhrawi. Maksud saya, jangan hanya membuat planning yang mengarah ke kepentingan matrealistis yang tidak diimbangi dengan planning-planning ibadah. Isi planning sebaiknya mencakup unsur-unsur misalnya ibadah, keluarga, penambahan ilmu, karier. Jangan sampai harta kita bertambah, tapi ilmu tidak bertambah. Karier kita sukses, tapi keluarga terbengkalai.

O, ya saya menemukan software untuk membuat planning harian, bulanan, sampai tahunan. Di www.multicalendar.com

Selamat bermimpi………

Tags: ,

Leave a Reply