Preeklampsi, Kenali Gejalanya..
Pernah mendengar istilah ini? Preeklampsia merupakan kumpulan gejala yang ditemukan pada wanita hamil pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Adapun kumpulan gejala tersebut :
1. Hipertensi
Dikatakan Hipertensi atau tekanan darah tinggi apabila tekanan darah ibu lebih dari 140 mmHg pada tekanan sistole dan lebih dari 90 mmHg pada tekanan diastole atau > 140/90 mmHg
2. Proteinuria
Proteinuria adalah adanya senyawa protein dalam urin/air kencing. Pada keadaan normal, dalam air kencing seharusnya tidak terdapat protein. Ini dibuktikan oleh pemeriksaan laboratorium.
3. Oedema atau bengkak pada tangan dan kaki juga pada mata.
Pada wanita hamil memang sering terdapat bengkak bengkak pada kaki. Namun pada preeklampsi bengkak ini menetap, tidak hilang dengan pengaturan posisi disertai dengan adanya bengkak pada tangan dan wajah/mata.
Gejala sering disertai penambahan berat badan yang berlebihan yaitu lebih dari 1 kg dalam seminggu atau lebih dari 3 kg dalam sebulan. Juga kadang disertai sakit kepala yang hebat, nyeri pada ulu hati, gangguan penglihatan bahkan sampai terjadi kejang yang bukan disebabkan oleh penyakit lain seperti epilepsi.
Preeklampsia merupakan salah satu penyabab kematian pada wanita hamil/melahirkan/nifas.
Penyebab
Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, namun ada faktor-faktor yang menunjang peningkatan kejadian preeklampsi ini lebih sering, yaitu pada :
- Primigravida atau wanita yang pertama kali hamil, terutama yang berusia muda yaitu kurang dari 20 tahun.
- Penderita diabetes mellitus atau yan menderita penyakit gula.
- Pada wanita dengan kehamilan mola hidatidosa atau hamil anggur.
- Wanita hamil dengan usia lebih dari 35 tahun.
- Wanita hamil dengan obesitas/kegemukan.
- Memiliki riwayat hipertensi kronis.
Pencegahannya
- Pemeriksaan kehamilan yang teratur. Kalau anda tidak diperiksa, kemungkinan tidak akan tahu tekanan darah anda, apakah melebihi batas normal atau mengalami kenaikan yang diluar batas kewajaran.
- Waspada bila ditemukan/dirasakan gejala-gejala seperti tersebut diatas. Segera periksa tanpa menunggu jadwal pemeriksaan rutin.
Penanganan
- Istirahat yang cukup.
- Mengatur diet, yaitu meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung protein dan mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat serta lemak.
- Kalau keadaan memburuk namun memungkinkan dokter akan mempertimbangkan untuk segera melahirkan bayi demi keselamatan ibu dan bayi.
Itulah mengapa pemeriksaan secara rutin pada ibu hamil sangat penting. Karena hal-hal yang menunjukan komplikasi akan segera terdeteksi oleh dokter atau bidan. Karena terkadang gejala komplikasi tidak dirasakan oleh ibu hamil sendiri.
Semoga bermanfaat…







[...] satu gejala dari pre eklampsi dalam kehamilan adalah penglihatan kabur. Dan itu merupakan tanda bahaya yang bila dibiarkan bisa [...]