Persiapan Menghadapi Persalinan

Persalinan

Persiapan Menghadapi Persalinan

Bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran buah hati, trimester akhir kehamilan adalah masa-masa yang menegangkan, penuh kekhawatiran sekaligus membahagiakan. Bagaimana tidak, kehadiran seorang anak merupakan periode penting dalam sebuah keluarga. Namun pengetahuan yang kurang mengenai proses kelahiran tidak jarang menambah timbulnya kekhawatiran bahkan menimbulkan masalah baru.

Apa sebenarnya persiapan yang harus dilakukan bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran bayinya?

1. Ketahui taksiran persalinan.

Untuk mempersiapkan kelahiran bayi, sebelumnya kita tentu harus tahu kapan perkiraan persalinan akan terjadi. Persalinan bisa diperkirakan dengan menghitung sejak kapan hari pertama haid terakhir si ibu. Kehamilan berlangsung kurang lebih 40 minggu sejak hari pertama haid terakhir. Namun apabila anda lupa kapan hari pertama haid terakhir sebelum hamil, dokter atau bidan bisa memperkirakan usia kehamilan dan taksiran persalinan dari hasil pemeriksaan fisik ibu, baik dengan melihat tinggi puncak rahim atau dengan USG. Oleh karen itu sebaiknya tanyakan kepada dokter atau bidan kapan taksiran persalinan kehamilan anda/ isteri anda.

2. Persiapan biaya.

Besar atau kecil, persalinan tentu memerlukan biaya. Oleh karena itu sebaiknya anda sudah menganggarkan biaya untuk persalinan. Biaya bisa anda anggarkan disesuaikan dengan tarif persalinan di tempat di mana anda merencanakan persalinann berlangsung. Selain itu juga disesuaikan dengan perkiraan jenis persalinan. Kalau kehamilannya tanpa komplikasi dan persalinan diperkirakan berlangsung secara normal, maka biaya persalinan dianggarkan untuk persalinan normal. Akan tetapi apabila dokter memperkirakan persalinan harus berlangsung dengan cara bedah caesar misalnya, berarti anggarkan biaya untuk cara persalinan tersebut.

3. Menentukan tempat di mana persalinan akan berlangsung.

Hal ini tidak kalah penting. Dapat dibayangkan bila persalinan akan berlangsung, anda masih bingung di mana tempat melahirkan. Apakah persalinan akan berlangsung di rumah dengan mendatangkan dokter atau bidan yang bisa menerima panggilan, atau di rumah bersalin, atau rumah sakit. Memilih tempat bersalin bisa dengan mempertimbangkan:

  • Jarak tempat bersalin dengan rumah
  • Kualitas pelayanannya
  • Ketersediaan tenaga penolong. Jangan sampai anda sudah datang ternyata petugasnya tidak ada.
  • Fasilitas yang dimiliki. Kalau persalinan harus berlangsung dengan bedah cesar, tentu harus memilih rumah sakit/klinik bersalin yang memiliki fasilitas untuk itu.
  • Kemampuan pembiayaan. Setiap klinik/rumah sakit memiliki ketentuan tarif yang beragam. Oleh karena itu pertimbangkan hal ini sebelum memutuskan di mana akan melahirkan.

4. Ketahui tanda-tanda persalinan sudah dekat.

Insya Allah saya akan menulis mengenai tanda-tanda persalinan pada kesempataan yang akan datang.

5. Komplikasi kehamilan/persalinan yang mungkin terjadi.

Preeklampsi, perdarahan sebelum melahirkan, posisi bayi yang tidak normal, kondisi bayi yang mengancam jiwanya merupakan komplikasi yang kadang terjadi saat persalinan dan memerlukan penanganan khusus. Anda tentu harus mengenali gejalanya. Hal ini juga akan saya posting dengan tema tersendiri.

6. Apa saja yang harus dilakukan bila bila saatnya melahirkan tiba.

Hal pertama yang harus dilakukan ketika saat persalinan tiba adalah : t e n a n g. Mengapa ? karena persalinan merupakan proses fisiologis yang terjadi hampir kepada setiap wanita. Panik, gugup merupakan hal yang bisa menimbulkan masalah baru.

Itulah sebagian hal-hal yang sebaiknya ddipersiapkan saat menghadapi persalinan. Mudah-mudahan pada kesempatan lain akan saya lengkapi. Mudah-mudahan bermanfaat…!!

Tags: ,

5 Comments

  • ndunk says:

    terima kasih infonya membantu sekali. oh iya saya mau tanya, saat ini usia kehamilan istri saya kisaran 5-6 bulan,ketika melakukan USG dokter bilang posisinya bagus. pertanyaan saya posisi bayi yang bagus untuk usia 5-6bln seperti apa?maklum anak pertama..terima kasih atas jawabannya…

  • Yen says:

    To:ndunk..
    Untuk usia 5-6 bulan sebenarnya posisi janin belum bisa disimpulkan bagus atau
    tidak, karena pada usia tsb. posisi janin masih berubah-ubah. Yang dimaksud
    bagus oleh dokter kemungkinan posisi implantasi placenta, di mana placenta
    menempel pada tempat yang ideal pada rahim, bukan pada tempat yang bisa
    menghalangi janin pada
    proses
    kelahiran
    , Semoga kehamilan isterinya sehat dan selamat. Amiin..

  • Sgt says:

    Dear…

    saya mo menenyakan pada usia kandungan 7-8 bln,disekitar pinggang rasanya pegal spt menstruasi,bagaimana cara mengatasinya dan kiat apa untuk menghindari itu tjd..istri saya seorang karyawan swasta…terima kasih

  • Yen says:

    To: Sgt, maaf ya saya baru bisa jawab, karena settingan email untuk komentar ternyata ada yang kurang tepat, sehingga saya kurang “ngeuh” kalau ada komentar. Maaf ya…
    O, ya mengenai rasa pegal pada pinggang pada usia akhir kehamilan, memang itu biasa karena volume rahim yang semskin membesar menekan persyarapan di sekitar pinggang, sehingga menimbulkan rasa pegal/sakit. Solusinya: hindari pemakaian sepatu berhak tinggi, kurangi berdiri terlalu lama, cukup istirahat. O, ya sekarang mungkin sudah lahir atau mendekati persalinan. Selamat ya…

  • cokroaminoto says:

    bagus tulisannya, sangat bermanfaat untuk media belajar dan bahan share untuk teman-teman suami. biar jadi SUAMI SIAGA. sukses.

Leave a Reply