Keputihan..?, Jangan Anggap Sepele

Keputihan

Keputihan

Cairan yang keluar dari vagina secara tidak normal dikenal dengan keputihan atau flour albus.

Ada banyak penyebab keputihan. Stress, kelelahan, kelainan hormonal dan infeksi. Keputihan yang disertai infeksi biasanya ditandai dngan rasa panas, gatal pada kemaluan bagian luar dan dalam. Bahkan kadang disertai bau yang tidak sedap.

Mikroba yang sering menyebabkan keputihan antara lain jamur, virus, bakteri dan parasit.

Selain menimbulkan peradangan di daerah vagina, infeksi ini juga bisa menjalar ke saluran kencing seperti urethra dan kandung kencing. Sehingga penderita sering mengeluhkan rasa panas waktu buang air kecil.

Gejala keputihan :

  • Keluar cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran reproduksi wanita.
  • Cairan konsistensinya bisa encer atau kental. Kadang berbusa atau seperti nanah.
  • Keputihan dengan konsistensi, warna dan bau yang normal bisa merupakan gejala normal pada wanita sebelum haid.
  • Terkadang disertai rasa gatal.

Biasanya keputihan normal tanpa disertai  rasa panas, gatal atau berbau.

Walaupun ada yang berasal dari vagina atau alat kelamin luar yang terinfeksi, sebagian besar sekret ini berasal dari leher rahim ( cerviks)

  • Walau biasanya keputihan terjadi pada wanita dewasa, keputihan juga kadang terjadi pada bayi baru lahir akibat pengaruh hormon yang dihasilkan placenta.
  • Keputihan juga dapat terjadii pada gadis muda sesaat sebelum pubertas yang merupaka pengaruh hormon-hormon reproduksi yang akan menghilang setelah datangnya haid

Berbeda penyebab, biasany aberbeda karakteristik keputihan. Diantaranya :

  • Keputihan karena gonococcus karakteristik cairannya kental, berwarna kuning kehijauan bahkan sampai bernanah.
  • Parasit Trichomonas Vaginalis menyebabkan keputihan yang encer dalam jumlah yang banyak.
  • Kalau keputihan  berbau busuk, harus segera diperiksa untuk menyingkirkan kemungkinnn adanya kanker dalam rahim atau leher rahim
  • Keputihan akibat jamur ini akan berwarna putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal yang dominan pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang.
  • Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau.

Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mencegah lebih baik dari mengobati. Cegah dengan upaya :

  • Selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Membersihkan bulu kemaluan secara teratur akan mengurangi tempat bersembunyi mikroba
  • Hindari kelembaban berlebihan dan berkepanjangan pada daerah vagina. Selalu mengeringkannya setelah dibersihkan dengan air setelah BAK/BAB.
  • Bersihkan vagina dengan membasuh dari depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi dari daerah belakang.
  • Jaga kebersihan lingkungan. Infeksi bisa berasal dari air yang tidak bersih, gayung, ember atau bak yang kotor.
  • Jangan bergonta ganti pasangan. Salah satu cara transmisi mikroba yang sering terjadi adalah melalui hubungan seksual.

Semoga bermanfaat..

Memiliki masalah keputihan..? Klik di Sini

Tags: , , ,

Leave a Reply