<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situs Wanita &#187; Ginekologi</title>
	<atom:link href="http://situs-wanita.com/category/ginekologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://situs-wanita.com</link>
	<description>Segala hal tentang wanita...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Apr 2010 07:47:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>IVA Test</title>
		<link>http://situs-wanita.com/iva-test/</link>
		<comments>http://situs-wanita.com/iva-test/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 11:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Situs Wanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ginekologi]]></category>
		<category><![CDATA[iva test]]></category>
		<category><![CDATA[kanker serviks]]></category>
		<category><![CDATA[pap smear test]]></category>
		<category><![CDATA[pap smears]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://situs-wanita.com/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[Deteksi Dini Kanker Serviks
Oleh: Yeyen Hendrayani

Kanker leher rahim atau kanker serviks merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita setelah kanker payudara, kanker kolo rek-tal, kanker ovarium dan kanker badan rahim sendiri. Di Indonesia ranking insiden kanker  servik pada tahun 1998 sebanyak 3.686 kasus atau sekitar 17,85 % dari semua kasus kejadian kanker pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #0000ff;">Deteksi Dini Kanker Serviks</span></h1>
<p><strong><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #000000;">Oleh:<a href="http://situs-wanita.com/tentang-kami/"> Yeyen Hendrayani</a></span><br />
</span></strong></p>
<div id="attachment_310" class="wp-caption alignleft" style="width: 198px"><img class="size-full wp-image-310" title="17116" src="http://situs-wanita.com/wp-content/uploads/2010/03/17116.jpg" alt="Pap Smear" width="188" height="168" /><p class="wp-caption-text">Pap Smear</p></div>
<p>Kanker leher rahim atau <a href="http://situs-wanita.com/iva-test">kanker serviks</a> merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita setelah <a href="http://situs-wanita.com/sadari-kanker-payudara-sedini-mungkin/">kanker payudara</a>, kanker kolo rek-tal, kanker ovarium dan kanker badan rahim sendiri. Di Indonesia ranking insiden kanker  servik pada tahun 1998 sebanyak 3.686 kasus atau sekitar 17,85 % dari semua kasus kejadian kanker pada wanita.</p>
<p>Kebanyakan kasus kanker servik ditemukan pada stadium lanjut, di mana pada stadium ini pengobatan hanya bersifat meringankan gejala. Padahal bila ditemukan pada stadium dini, kanker servik yang menakutkan itu bisa disembuhkan.<span id="more-309"></span></p>
<p>Untuk mendeteksi <a href="http://situs-wanita.com/iva-test">kanker servik</a> pada stadium dini, mungkin anda berpikir pasti harganya mahal atau merepotkan. Ternyata tidak&#8230;! Yang selama ini anda kenal mungkin  cara termudah dan agak murah mendeteksinya yaitu dengan pap&#8217;s smear. Pemeriksaan <strong>pap smear</strong> dilakukan dilaboratorium, dengan harga yang agak mahal. Padahal ada cara yang lebih murah dan lebih mudah untuk medeteksi kanker servik ini, yaitu dengan metode IVA test.</p>
<p>IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) test adalah cara sederhana namun epektif mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. Dikatakan  sederhana karena alat, bahan dan tempat pemeriksaan cenderung lebih sederhana dari pada harus ke laboratorium.</p>
<p><em>IVA test</em> dilakukan dengan cara mengoleskan asam acetat 3-5 % pada permukaan mulut rahim. Untuk mengetahui hasilnya langsung pada saat pemeriksaan, berbeda dengan pap&#8217;s smear yang harus memerlukan waktu untuk mendapatkan hasilnya.</p>
<p>Pemeriksaan dengan metode ini bisa dilakukan oleh bidan atau dokter di Puskesmas atau di tempat praktek bidan dengan biaya yang cenderung lebih ekonomis.</p>
<p>Pada hasil pemeriksaan apabila terdapat tanda adanya gejala kanker, maka pemeriksaan sebaiknya dilanjutkan dengan pap’s smear di laboratorium atau Gynescopy oleh dokter ahli kandungan.</p>
<p>Setiap wanita yang sudah/pernah menikah, apalagi yang beresiko tinggi terkena <a href="http://avail.situs-wanita.com/">kanker servik</a>, seperti perokok, menikah muda, sering berganti pasangan, memiliki banyak anak dan mengidap penyakit infeksi menular seksual sebaiknya melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Agar kejadian angka kematian karena kanker yang tidak terdeteksi dapat dihindarkan.</p>
<p>Sumber: <span style="font-style: italic; font-family: verdana;">hand out mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Program Studi D3 Kebidanan STIkes Dharma Husada Bandung</span></p>
<p>Informasi lain, klik <strong><a href="http://avail.situs-wanita.com/">www.avail.situs-wanita.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://situs-wanita.com/iva-test/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SADARI Kanker Payudara Sedini Mungkin</title>
		<link>http://situs-wanita.com/sadari-kanker-payudara-sedini-mungkin/</link>
		<comments>http://situs-wanita.com/sadari-kanker-payudara-sedini-mungkin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 13:27:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Situs Wanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ginekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[gejala kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://situs-wanita.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Yeyen Hendrayani
Payudara adalah salah satu organ reproduksi yang dimiliki wanita. Organ ini terdiri dari kumpulan kelenjar yang berfungsi memproduksi air susu ketika seorang wanita memasuki masa laktasi (menyusui). Namun organ ini juga rawan terkena penyakit kanker atau tumor.
Jaringan yang tumbuh berlebihan (ganas) di luar batas normal dalam payudara dinamakan kanker payudara. Tempat tumbuh tumor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_284" class="wp-caption alignleft" style="width: 216px"><img class="size-full wp-image-284" title="kanker-payudara" src="http://situs-wanita.com/wp-content/uploads/2010/01/kanker-payudara.jpg" alt="Kanker Payudara" width="206" height="243" /><p class="wp-caption-text">Kanker Payudara</p></div>
<p>Oleh: <a href="http://situs-wanita.com/tentang-kami/"><strong>Yeyen Hendrayani</strong></a></p>
<p>Payudara adalah salah satu organ reproduksi yang dimiliki wanita. Organ ini terdiri dari kumpulan kelenjar yang berfungsi memproduksi air susu ketika seorang wanita memasuki masa laktasi (menyusui). Namun organ ini juga rawan terkena penyakit kanker atau tumor.</p>
<p>Jaringan yang tumbuh berlebihan (ganas) di luar batas normal dalam payudara dinamakan <strong>kanker payudara</strong>. Tempat tumbuh tumor ganas ini bisa pada saluran susu, kelenjar susu, jaringan ikat maupun jaringan lemak pada payudara.</p>
<p>Penyebab <em>kanker payudara</em> ini –seperti juga kebanyakan<a href="http://situs-wanita.com/sadari-kanker-…-sedini-mungki/"> penyakit kanker </a>lainnya-, belum diketahui. Namun wanita dengan  faktor resiko tinggi harus berhati-hati terhadap penyakit yang satu ini. Wanita yang memiliki resiko terkena kanker payudara diantaranya :<span id="more-283"></span></p>
<ol>
<li>Mempunyai kelurga dengan riwayat <span style="text-decoration: underline;">kanker payudara</span>.</li>
<li>Pernah menderita kanker payudara.</li>
<li>Usia diatas 60 tahun lebih berpotensi terkena kanker payudara.</li>
<li>Berhubungan dengan fungsi reproduksi. Wanita yg mengalami haid pertama lebih cepat (sebelum usia 12 th), wanita yang baru pertama hamil pada usia diatas 30 tahun, wanita yang mengalami menopause setelah 55 tahun atau wanita yang tak pernah hamil, lebih beresiko terkena kanker payudara.</li>
<li>Mengkonsumsi alkohol.</li>
<li>Menjalani therapy dengan hormonal.</li>
<li>Therapi dengan DES (dietilstilbestrol) untuk mencegah keguguran.</li>
<li>Menjalani therapy dengan penyinaran.</li>
<li>Terpapar bahan kimia baik dari makanan atau <span style="color: #0000ff;"><strong><a href="http://avail.situs-wanita.com/">produk industri lainnya.</a></strong></span></li>
</ol>
<p><strong>Gejala :</strong></p>
<p>Gejala tumor adalah adanya benjolan pada payudara atau sekitar payudara seperti ketiak. Benjolan biasanya lebih keras teraba dibanding benjolan-benjolan kelenjar normal payudara. Bila dipegang dengan jari, benjolan ini bisa dipisahkan dengan kelenjar-kelenjar lainnya. Pada stadium lanjut benjolan ini bisa melekat kuat pada dinding dada dan jaringan kulit, kulit sekitar benjolan akan tampak seperti kulit jeruk dan mengkerut bahkan bisa membengkak, borok bahkan bisa mengelurkan cairan tidak normal seperti darah, nanah atau cairan bening berwarna kuning sampai hijau.</p>
<p><strong>Pencegahan</strong></p>
<ul>
<li>Hidari <span style="color: #0000ff;"><strong><a href="http://avail.situs-wanita.com/">gaya hidup</a></strong></span> yang membuat Anda beresiko terkena kanker payudara, seperti pola makan tidak sehat,  merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak berolah raga teratur, dll.</li>
<li>SADARI: <strong>Periksa payudara sendiri</strong>. Lakukan dengan cara mengangkat salah satu tangan ke belakang kepala, sementara tangan yang lain meraba payudara secara menyeluruh, apakah teraba benjolan atau tidak. Lakukan pula sambil berbaring. Kemudian berdiri di depan cermin, dan angkat kedua tangan. Lihatlah apakah bentuk payudara simetris atau tidak, tampak ada tarikan atau tidak. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada hari ke-5 sampai ke-7 masa haid.</li>
<li>Bila ada tanda-tanda curiga kanker, segera periksa ke dokter untuk diagnosis dini, karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembuhan jika masih pada stadium dini.</li>
</ul>
<p><strong>Pengobatan</strong></p>
<p>Setelah dokter mendiagnosis adanya kanker payudara, dengan biopsi, mammografi, dll, pengobatan biasanya meliputi pembedahan/pengangkatan jaringan kanker, therapi penyinaran, kemoterafi dan obat-obatan.</p>
<p>Ayo, S A D A R I…..-periksa payudara sendiri-……..</p>
<p>Klik <a href="http://avail.situs-wanita.com/"><strong>Di Sini</strong></a> untuk tips lain mencegah kanker payudara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://situs-wanita.com/sadari-kanker-payudara-sedini-mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keputihan..?, Jangan Anggap Sepele</title>
		<link>http://situs-wanita.com/keputihan-jangan-anggap-sepele/</link>
		<comments>http://situs-wanita.com/keputihan-jangan-anggap-sepele/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 08:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Situs Wanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ginekologi]]></category>
		<category><![CDATA[flour albus]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[kewanitaan]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://situs-wanita.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Cairan yang keluar dari vagina secara tidak normal dikenal dengan keputihan atau flour albus.
Ada banyak penyebab keputihan. Stress, kelelahan, kelainan hormonal dan infeksi. Keputihan yang disertai infeksi biasanya ditandai dngan rasa panas, gatal pada kemaluan bagian luar dan dalam. Bahkan kadang disertai bau yang tidak sedap.
Mikroba yang sering menyebabkan keputihan antara lain jamur, virus, bakteri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_105" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><img class="size-full wp-image-105" title="Keputihan" src="http://situs-wanita.com/wp-content/uploads/2009/06/keputihan1.jpg" alt="Keputihan" width="180" height="136" /><p class="wp-caption-text">Keputihan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Cairan yang keluar dari vagina secara tidak normal dikenal dengan keputihan atau flour albus.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak penyebab keputihan. Stress, kelelahan, kelainan hormonal dan infeksi. Keputihan yang disertai infeksi biasanya ditandai dngan rasa panas, gatal pada kemaluan bagian luar dan dalam. Bahkan kadang disertai bau yang tidak sedap.</p>
<p style="text-align: justify;">Mikroba yang sering menyebabkan keputihan antara lain jamur, virus, bakteri dan parasit.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain menimbulkan peradangan di daerah vagina, infeksi ini juga bisa menjalar ke saluran kencing seperti urethra dan kandung kencing. Sehingga penderita sering mengeluhkan rasa panas waktu buang air kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Gejala keputihan :</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Keluar cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran reproduksi wanita.</li>
<li> Cairan konsistensinya bisa encer atau kental. Kadang berbusa atau seperti nanah.</li>
<li> Keputihan dengan konsistensi, warna dan bau yang normal bisa merupakan gejala normal pada wanita sebelum haid.</li>
<li> Terkadang disertai rasa gatal.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Biasanya keputihan normal tanpa disertai  rasa panas, gatal atau berbau.</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun ada yang berasal dari vagina atau alat kelamin luar yang terinfeksi, sebagian besar sekret ini berasal dari leher rahim ( cerviks)</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Walau biasanya keputihan terjadi pada wanita dewasa, keputihan juga kadang terjadi pada bayi baru lahir akibat pengaruh hormon yang dihasilkan placenta.</li>
<li> Keputihan juga dapat terjadii pada gadis muda sesaat sebelum pubertas yang merupaka pengaruh hormon-hormon reproduksi yang akan menghilang setelah datangnya haid</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Berbeda penyebab, biasany aberbeda karakteristik keputihan. Diantaranya :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Keputihan karena gonococcus      karakteristik cairannya kental, berwarna kuning kehijauan bahkan sampai      bernanah.</li>
<li>Parasit Trichomonas Vaginalis      menyebabkan keputihan yang encer dalam jumlah yang banyak.</li>
<li>Kalau keputihan  berbau busuk, harus segera diperiksa      untuk menyingkirkan kemungkinnn adanya kanker dalam rahim atau leher rahim</li>
<li>Keputihan akibat jamur ini akan berwarna putih susu,      kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal yang dominan pada vagina.      Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang.</li>
<li>Keputihan akibat infeksi virus juga      sering ditimbulkan penyakit kelamin seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS.      Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil      yang sangat banyak disertai cairan berbau.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mencegah lebih baik dari mengobati. Cegah dengan upaya :</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Membersihkan bulu kemaluan secara teratur akan mengurangi tempat bersembunyi mikroba</li>
<li> Hindari kelembaban berlebihan dan berkepanjangan pada daerah vagina. Selalu mengeringkannya setelah dibersihkan dengan air setelah BAK/BAB.</li>
<li> Bersihkan vagina dengan membasuh dari depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi dari daerah belakang.</li>
<li> Jaga kebersihan lingkungan. Infeksi bisa berasal dari air yang tidak bersih, gayung, ember atau bak yang kotor.</li>
<li> Jangan bergonta ganti pasangan. Salah satu cara transmisi mikroba yang sering terjadi adalah melalui hubungan seksual.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat..</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;"><em>Memiliki masalah keputihan..? <a href="http://crystalx.situs-wanita.com" target="_blank"><span style="color: #ff0000;">Klik di Sini</span></a></em></span></strong></h2>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://situs-wanita.com/keputihan-jangan-anggap-sepele/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
